• Berita
  • Terbaru
No Sampul
3 Hari lalu, 21:37
12

Wakil Bupati Poso Dampingi Kontingen PENAS XVII, Dukung Penguatan Sektor Pertanian dan Perikanan

Oleh :
Muhammad Husni
Gorontalo, IKP Kominfosandi - Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Poso, Mustafa A. Tohan, S.P., M.P., menghadiri sekaligus mendampingi 110 peserta kontingen Kabupaten Poso pada pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di lokasi utama GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dan akan berlangsung hingga 25 Juni 2026 dengan diikuti ribuan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.
Wakil Bupati Poso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PENAS XVII yang menjadi wadah strategis untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta meningkatkan kapasitas petani dan nelayan dalam menghadapi tantangan sektor pertanian dan perikanan di masa depan.
Ia berharap seluruh peserta asal Kabupaten Poso dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik untuk menyerap ilmu, pengalaman, dan inovasi yang nantinya dapat diterapkan dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para petani dan nelayan Kabupaten Poso memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta teknologi baru yang dapat diterapkan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus terus diperkuat di tengah berbagai tantangan global.
Menurutnya, kondisi geopolitik dunia, perang dagang, dan dinamika ekonomi internasional menuntut Indonesia untuk semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.
“Kemandirian pangan adalah salah satu program prioritas Bapak Presiden. Di tengah konflik geopolitik, perang dagang, dan perang tarif, negara tidak boleh terlalu bergantung pada negara lain,” tegas Gibran.
Wapres menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan, mulai dari pengendalian alih fungsi lahan, penyediaan benih unggul, kemudahan akses permodalan, kepastian pasar hasil produksi, penguatan sistem pergudangan, hingga penyaluran pupuk subsidi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden juga mendengarkan langsung berbagai aspirasi dari perwakilan petani dan nelayan terkait kebutuhan infrastruktur irigasi, ketersediaan bahan bakar bagi nelayan, fasilitas pengering hasil panen, hingga sarana pengolahan hasil pertanian.
Turut mendampingi Wakil Presiden dalam pembukaan PENAS XVII antara lain Menteri Pertanian Republik Indonesia, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, anggota DPR RI, Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, serta para kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Keikutsertaan Kabupaten Poso dalam PENAS XVII diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas petani dan nelayan serta memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.

Kegiatan Dinas
Pemerintah




Kategori